English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 April 2014

10 Jenis Sarapan Orang Indonesia

p204992383-3
Selain ragam budaya yang banyak, indonesia juga lengkap dengan menu-menu makanan khas yang sangat istimewa. Sarapan atau makan pagi adalah makanan yang disantap pada pagi hari. Waktu sarapan dimulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 pagi. Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting dan sangat dianjurkan untuk dipenuhi, karena alasan kesehatan.
 
Dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerja perncernaan, sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki kadarserat tinggi dengan protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah.

Manfaat Sarapan
* Memberikan nutrisi pada otak, sehingga anak yang sarapan berprestasi lebih baik disekolah dari pada anak yang tidak sarapan
* Mengendalikan berat badan

Ini dia gan 10 menu sarapan khas orang Indonesia yang dikutip dari terselubung.in

1. Nasi Kuning
Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dalam tradisi Indonesia warna nasi kuning menggambarkan kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan.

2. Nasi Pecel
Pecel adalah makanan khas Kota Madiun Jawa Timur Indonesia yang terbuat dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai (sejenis mentimun) atau sayuran lainnya yang dihidangkan dengan disiram sambal pecel. Konsep hidangan pecel ada kemiripan dengan salad bagi orang Eropa, yakni sayuran segar yang disiram topping mayonaise. Hanya saja untuk pecel toppingnya sambal pecel.

3. Lontong Sayur
 Lontong jenis ini penyebarannya banyak sekali di Indonesia. Mulai dari lontong sayur Medan sampai yang merayakan Cap Gomeh. Bahannya ya lontong, santan, kacang panjang, bawang goreng, dan lauknya tergantung selera Anda. Tahu bisa, ayam bisa, ikan juga masuk.

4. Mie
Mie adalah menu untuk orang yang inginnya cepat, praktis, murah meriah, dan tidak jago masak. Kadang suka disajikan dengan telor rebus, telor ceplok, ayam, atau pentol bakso. Tapi banyak juga yang asli tidak memakai lauk pauk.

5. Nasi Krawu
Nasi Krawu adalah makanan khas kota Gresik. Makanan ini merupakan campuran dari nasi dan daging sapi dengan kadar minyak yang termasuk tinggi. Ada pula yang menambahkan dengan rempelo (usus, babat, dll), cingur, bahkan mata sapi. Makanan ini tidak memakai sayur-sayuran. Hal yang menarik dari nasi krawu adalah meskipun nasi ini khas Gresik tapi semua penjualnya adalah orang madura.

6. Nasi Kucing
Nasi kucing (atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan “segÃ¥ kucing”) bukanlah suatu menu tertentu tetapi lebih pada cara penyajian nasi bungkus yang banyak ditemukan pada warung angkringan. Dinamakan “nasi kucing” karena disajikan dalam porsi yang (sangat) sedikit, seperti menu untuk pakan kucing. Nasi kucing adalah sebentuk nasi rames, dengan menu bermacam-macam: tempe kering, teri goreng, sambal goreng, babat, bandeng, usus, kepala atau cakar ayam serta sate telur puyuh, yg semakin nikmat kalau dibakar dahulu sebentar sebelum disajikan. Nasi kucing dikenal di berbagai tempat di Jawa Tengah (termasuk Yogyakarta) dan sangat populer di kalangan mahasiswa karena harganya lumayan murah untuk ukuran kantong anak kos, selain itu rasanya juga pas di lidah orang Indonesia.

7.Nasi Uduk
Nasi uduk adalah nama sejenis makanan terbuat dari bahan dasar nasi putih yang diaron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang di parut, serta dibumbui dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai dan merica. Makanan ini kemudian dihidangkan dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar/ telur goreng yang sudah diiris-iris,abon, kering tempe, bawang goreng, ayam goreng, timun dan sambal dari kacang. Hmmm,, kayaknya enak gan.

8. Bubur Ayam
Bubur ayam memang favorit banyak orang. Mulai dari anak kecil, remaja, sampai orang dewasa, semua suka bubur ayam. Istilahnya kalo sarapan bubur itu “sabu”, tak lain dari “sarapan bubur”.

9. Nasi Liwet
Nasi liwet adalah makanan khas kota Solo. Nasi liwet adalah nasi gurih (dimasak dengan kelapa) mirip nasi uduk, yang disajikan dengan sayur labu siam, suwiran ayam (daging ayam dipotong kecil-kecil) dan areh (semacam bubur gurih dari kelapa).
Penduduk kota Solo biasa memakan nasi liwet setiap waktu mulai dari untuk sarapan, sampai makan malam. Nasi liwet biasa dijajakan keliling dengan bakul bambu oleh ibu-ibu yang menggendongnya tiap pagi atau dijual di warung lesehan (tanpa kursi). Tempat paling terkenal untuk penjualan nasi liwet (warung lesehan) adalah di daerah Keprabon yang hanya berjualan pada malam hari.

10. Nasi Jagung
 
Nasi jagung (Nasek ampog) adalah variasi nasi khas bagi masyarakat Madura. Nasi ini terdiri dari nasi putih yang dicampur dengan biji jagung yang telah dimasak bersama dengan nasi tersebut. Nasi jagung sama dengan nasi putih biasa dimakan dengan lauk-pauk lainnya. Nasi ini juga pengganti makan nasi buat penderita diabetes.

10 jenis minuman yang INDONESIA banget!!

Wedang-Jahe-Penghangat-Badan-Saat-Masuk-Angin

Curah hujan yang cukup tinggi di hampir seluruh wilayah Indonesia seperti akhir-akhir ini paling cocok dilawan dengan berbagai minuman hangat khas Indonesia. Minuman hangat yang manis, sedap dan mempunyai berbagai khasiat ini bisa jadi pilihan lezat untuk menghangatkan tubuh. Berikut info yang dikutip dari terselubung.in

1. BAJIGUR


Minuman hangat dari masyarakat Sunda ini relatif tidak terlalu sulit untuk dibuat, karena bahan-bahannya mudah didapatkan. Bajigur terbuat dari santan dan gula aren, lalu ditambahkan sedikit jahe, daun pandan dan sedikit garam. Bajigur bisa dengan mudah ditemukan di pedagang keliling yang lengkap membawwa penganan sebagai teman bajigur seperti ubi, pisang, dan kacang rebus, ketimus, atau getuk dan pisang goreng. Minuman hangat yang manis campur gurih ini cocok diminum di saat musim hujan atau di malam hari yang dingin.

2. Bandrek


Satu lagi minuman hangat khas dari masyarakat Sunda dan Betawi yang terbuat dari berbagai rempah-rempah adalah Bandrek. Membuat Bandrek tidak semudah bajigur karena dibutuhkan sejumlah bumbu dan rempah seperti kayu manis, cengkeh, sereh, gula merah, santan, kapulaga dan biji ketumbar. Untuk menambah kenikmatan Bandrek, bisa juga ditambahkan susu kental manis dan potongan kelapa muda.

3. Wedang Ronde


Kalau yang satu ini adalah minuman hangat khas Solo dan Salatiga. Air rebusan jahe, gula, pandan dan serai dihidangkan di dalam gelas. Lalu dihidangkan bersama beberapa butir bola dari ubi atau tepung ketan, kacang yang disangrai di dalam gelas. Selain hangat yang didapatkan dari wedangnya, perut juga jadi sedikit terganjal dengan isi wedang ronde ini.

4. Sekoteng


Agak mirip dengan wedang ronde adalah sekoteng. Bahan-bahan pembuat kuahnya pun hampir mirip. Yang membuat berbeda adalah isinya. Minuman asli dari Jawa Tengah ini dihidangkan dengan menambahkan kacang hijau, kacang tanah, pacar cina, potongan kolang-kaling dan potongan roti. Tambahkan sedikit susu kental manis untuk memberikan rasa manis. Penjual sekoteng biasanya berkeliling di daerah pemukiman penduduk sambil memikul gerobak dan mengetuk gelas dengan sendok untuk mengumumkan kehadirannya.

5. Sarabba


Dari Makassar juga ada minuman hangat yang dipercaya dapat memulihkan stamina di saat cuaca dingin. Minuman itu bernama Sarabba. Sarabba terbuat dari campuran jahe, kuning telur, gula aren, santan dan merica bubuk. Masyarakat Makassar biasa minum ini untuk mengusir flu, menghangkatkan badan dan menyembuhkan masuk angin. Cara pembuatannya yang tidak terlalu sulit membuat Sarabba bisa jadi pilihan cocok di musim penghujan ini.

6. Bir Pletok


Walaupun minuman ini mengandung kata “Bir”, tapi tidak usah takut untuk menikmatinya, karena Bir Pletok bebas alkohol. Minuman khas masyarakat Betawi ini terbuat dari berbagai rempah yang mempunyai khasiat baik untuk tubuh dari rempah-rempah bahan minuman ini. Salah satu bahan dasar yang digunakan adalah jahe, daun pandan, serai, kapulaga, serai, kayu manis, dan merica hitam. Kayu secang juga ditambahkan untuk memberi warna merah pada minuman ini. Bir Pletok juga bisa dihidangkan dingin tanpa menghilangkan khasiat bahan-bahannya.

7. Wedang Uwuh


Minuman hangat yang satu ini merupakan khas kota Yogyakarta. Kata “uwuh” sendiri berarti sampah dedaunan. Ini disebabkan oleh karena berbagai dedaunan dimasukkan ke dalam gelas hidangan Wedang Uwuh, yang membuatnya tampak berserakan seperti sampah. Meski begitu, dedaunan yang ada di dalam Wedang Uwuh mempunyai khasiat bagus bagi tubuh. Wedang Uwuh terbuat dari air jahe, kayu secang, cengkeh (termasuk bunga, batang dan daunnya), kayu manis dan daunnya, pala dan daun pala, akar dan daun serai, serta gula batu atau gula merah untuk memberi rasa manis.

8. Teh Talua

Dahulu, Teh Talua merupakan minuman para bangsawan Sumatera Barat. Teh Talu adalah segelas teh yang diseduh dengan gula dan kuning telur. Kuning telur dan gula dikocok dulu di dalam gelas sebelum ditambahkan teh panas. Lalu ditambahkan susu kental manis. Rasa amis dari kuning telur tidak terasa karena ditambahkan juga bubuk vanili. Teh telur dianggap sukses apabila di dalam gelas terdapat tiga tingkat, yaitu warna putih dari susu kental manis, warna coklat muda dari teh dan terakhir buih kecoklatan dari telur yang dikocok. Tambahkan pula perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran. Masyarakat Minangkabau percaya Teh Talua dapat menambah stamina dan menyembuhkan berbagai penyakit ringan.

9. Kembang Tahu


Jajanan khas Betawi ini dibuat dari endapan kedelai yang direbus lalu disiram dengan air jahe yang ditambahkan gula aren serta daun pandan. Air jahe yang wangi akan membuat perut terasa hangat dan menghilangkan masuk angin. Lalu kembang tahu yang lembut akan membantu pencernaan karena mengandung banyak serat.

10. Wedang Secang


Tumbuhan secang atau sepang adalah tumbuhan yang mudah ditemukan di Indonesia. Kulit kayu secang memiliki fungsi untuk pengobatan, pewarna dan sebagai minuman segar. Kulit pohon secang dapat dijemur kemudian ditambahkan ke dalam air mendidih lalu dihidangkan panas-panas. Secang mengandung anti-bakteri dan dapat meredakan batuk, gangguan pencernaan dan sebagai obat luka.
free counters